Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label masalah basi
loading...

Hancurkan mafia Perdagangan Satwa Liar !!!

Perburuan, pemilikan dan perdagangan ilegal hidupan liar (tumbuhan dan satwa), terutama perdagangan satwa dilindungi dan satwa langka masih berlangsung hingga saat ini. Hal ini tentu saja merupakan ancaman kepunahan yang sangat serius terhadap berbagai spesies langka di Indonesia. Tingginya keuntungan yang dapat diperoleh dan kecilnya risiko hukum yang harus dihadapi oleh pelaku perdagangan ilegal tersebut membuat perdagangan ilegal hidupan liar menjadi daya tarik besar bagi para pelaku untuk melakukan ti ndak kejahatan tersebut. Meskipun sudah cukup banyak pelaku yang dihukum, namun hukuman yang diberikan umumnya masih terlalu rendah sehingga belum bisa memberikan efek jera (dett erent eff ect) bagi para pelaku lainnya. Perdagangan ilegal hidupan liar bersifat sangat kompleks dan melibatkan banyak pihak mulai dari pemburu hingga eksportir. Tidak sedikit kasus perdagangan ilegal hidupan liar yang melibatkan oknum p...

Air mata dan darah Pluralisme di Indonesia

Dalam   ilmu sosial,   pluralisme   adalah sebuah kerangka dimana ada interaksi beberapa kelompok-kelompok yang menunjukkan rasa saling menghormat dan toleransi satu sama lain. Mereka hidup bersama (koeksistensi) serta membuahkan hasil tanpa konflik. Selain itu pluralisme dapat pula dikatakan sebagai salah satu ciri khas masyarakat modern. Sayangnya, dari beberapa kejadian yang terjadi beberapa tahun yang lalu hingga kejadian yang akhir-akhir ini seperti kasus perseteruan masyarakat Dayak dan Madura di Kalimantan, peperangan kelompok merah dan kelompok putih di Ambon, kasus jemaat gereja HKBP di Bekasi, kasus Ahmadiyah di Cikeusik hingga kasus kerusuhan di Temanggung pada dasarnya hanya menunjukkan secara jelas bahwasanya pluralisme tidak lebih dan tidak kurang hanyalah sekedar kata yang hampir tanpa makna bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Entah memang benar tidak bermakna atau memang mereka sudah tidak mau lagi memaknai arti kata pluralisme itu. Atau, bisa juga m...

WAKIL TUHAN ITU TERNYATA DOYAN DUIT ….

Dengan kalimat “DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA” yang diagung-agungkan dalam keputusannya, tidak salah rasanya kalau kita menarik kesimpulan bahwa hakim selaku pejabat yang melakukan kekuasaan kehakiman bertindak sekaligus selaku wakil Tuhan didalam memutus perkara-perkara manusia. Sudah seharusnya, ditangannya pula, keadilan dan kepastian hukum menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawarkan mengingat dalam menjalankan kewajibannya Hakim wajib menggali, mengikuti, dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat. Dari sekelumit paragraph di atas, tampaknya sangat mulia sekali seseorang dengan jabatannya sebagai hakim. Kemuliaan tersebut ditambah pula dengan penampilan yang berjubah toga hitam. Tapi hal itu ternyata hanya saya temukan dalam teks-teks buku bukan dalam praktek yang saya temukan sepanjang menjalankan profesi Advokat, setidak-tidaknya, kemulian dan keagungan hakim sebagai wakil Tuhan telah terpatahkan dengan tindakan hakim Pen...

Alhamdulillah ... blog ini telah normal kembali ....

Terimakasih google ... terima kasih bani .... terima kasih angga ... terima kasih para pengunjung blog ..... Akhirnya blog ini dapat diakses lagi dengan tenang tanpa ada perasaan curiga atau was-was ....

Marhaban Yaa Ramadhan

Assalammu alaikum Wr. Wb, Ramadhan sudah diambang pintu, Jika Allah berkehendak InsyaAllah kita kan menemui Ramadhan penuh barokah.Semoga Gelar taqwa InsyaAllah akan menjadi milik Kita yangberharga sebagai modal langkah kita selanjutnya. Salah paham, kesedihan, ego, sakit hati, adalah proses dari kehidupan kita. Tapi Allah membuatnya dengan sangat sempurna, tidakada yang sia - sia dari apa yang sudah Allah kemasdengan baik dalam bingkai rumah kehidupan kita. Tidak ada yang lebih mulia pada hari dimana semua malaikat memanjatkan doa, dimana tidak ada kegiatan baik yang tidak dilipat gandakan amalannya oleh Allah. "MAKA NIKMAT TUHANMU YANG MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN..." teringat ayat ini terus berulang di Ar-Rahman...teringat kelemahan diri akan segala khilaf dan salah...semoga Ramadhan ini membawa perbaikan, dan kesejukan...seperti layaknya embun di pagi hariberkilau tertimpa cahya mentari...semoga di masa mendatang terus dianugrahi kebeningan hati...seperti layaknya telaga Ka...

DI INDONESIA, Islam adalah agama exclusive

FPI bentrok ? …. Suatu berita yang selalu membawa sensasi tersendiri. Apa yang terlintas dalam pikiran anda ketika mendengar atau membaca kata-kata "F-P-I" ? pastinya anda akan berpikir …. ISLAM. Apa yang anda ketahui tentang Islam ? banyak buku-buku yang menerangkan bahwa Islam " bukanlah semata-mata sebuah keimanan, agama atau persaksian. Islam adalah cara hidup. Islam bukan hanya jawaban atas kerinduan-kerinduan keagamaan manusia tetapi juga untuk kehidupan kemanusiaan secara keseluruhan. Islam tidak hanya memberi kita hal-hal metafisik yang tidak akan salah, tetapi juga hal-hal yang komprehensif dan menjiwai kode etika sosial dan individu, sebuah sistem ekonomi yang sehat, sebuah ideologi politik, dan banyak hal lain di samping itu. Islam bukan sebuah bintang tersendiri, tetapi bagian dari sistem tata surya, yang meliputi seluruhnya dan menerangi seluruh alam".[Muhammad Fazlur Rahman Ansari]… ach !! indahnya buku-buku tersebut menguraikan arti dan pandangan mere...

NAIKKAN HARGA BBM NAIK 200 % … PASTI !!!

Memimpin negara yang sistemnya sudah hancur seperti Indonesia ini memang sulit. Dongeng tentang kekayaan alam nusantara yang konon berlimpah ruang rupanya lebih cocok menjadi bumerang negeri ini. Betapa tidak, tenyata kekayaan alam tersebut tidak bisa dinikmati anak-anak negeri ini. Alih-alih untuk kesejahteraan rakyat, Penguasa negeri lebih memilih untuk menjualnya atau menyerahkan pengelolaannya kepada pihak asing. Jangkrik !! Masih ingat komentar Jusuf Kalla tentang kenaikan harga BBM ? bagi yang ingat mungkin akan terkesima dengan nasehat aneh-nya sang penguasa tersebut. “Bilangin yang marah-marah itu, lebih enak begini daripada BBM murah. BBM lebih enak naik karena rakyat miskin mendapat uang lebih 50 ribu rupiah”. Sinting, dia pikir rakyat miskin senang mendapat 50 ribu rupiah. Dia itu tidak tau kalau jauh sebelum kenaikan harga BBM, harga sembako jauh sudah lebih dahulu naik. Susu, beras dan gas sudah tidak lagi menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi rakyat miskin. Yang ada saat...

BLOG, MEDIA AKTUALISASI DIRI ANAK BANGSA

Pemblokiran blogspot.com semakin jelas dilakukan oleh provider SPEEDY- TELKOM. Hal ini terungkap ketika menanyakan langsung kepada petugas 147 yang pada pokoknya memang blogspot.com termasuk situs yang diblokir. :( Pemblokiran yang dilakukan Pemerintah jelas membuktikan bahwa penguasa negeri ini adalah orang-orang yang PARANOID … alih-alih sebagai tindakan preventif justru yang ada adalah tindakan arogansi Pemerintah itu sendiri. Fakta, tidak semua blogspot berkonotasi negatif !! Banyak manfaat positif yang dirasakan oleh blogger dengan menggunakan media blogspot. STOP PEMBLOKIRAN … SEKARANG !!!

Mereka bilang ... '"Pilih Saya ... Biaya Sekolah Gratis !"

Seperti yang anda ketahui sekarang ini, Wilayah Jakarta Raya tengah berpesta demokrasi. Ya, pesta demokrasi daerah untuk memilih Kepala Daerah (gubernur) DKI Jakarta. Anda mau pilih yang Nomor berapa ? 1 atau 2 atau mau milih golput juga boleh. Tidak ada larangan kog, ingat Golput juga pilihan khan ? Kembali kepada ajang pesta demokrasi Pilkada, para calon-clon gubernur sepertinya mampu untuk mewujudkan Jakarta menjadi lebih baik dari waktu dipimpin oleh pemimpin yang sebelumnya. Tampaknya mereka mampu untuk mengatasi bencana banjir tahunan, macet nan kronis, polusi yang gak ketulungan, dll. Tapi itu khan biasa, maklum politis, apapun yang diucapkan tak lebih dari gembar -gembor. Yang membuat saya tergelitik untuk ikut mengkritis "gembar-gembor"-nya para politis tersebut adalah ketika mereka berani untuk mengatakan "Kalau pilih saya, biaya sekolah gratis !!". Wah, ajaib sekali mereka !!!". Mungkin kah mereka mampu mewujudkannya ? rasanya seperti mimpi di gurun...

LUPAKAN REFORMASI ... “Refleksi Buruk Birokasi Masa Depan Indonesia”

Sembilan tahun bergulirnya reformasi di negeri ini ternyata belum menjawab tujuan utama dari reformasi itu sendiri. Reformasi berjalan hanya pada tataran wacana publik, slogan tak bersuara. Harus diakui, gerakan reformasi di negeri ini kian jauh dari harapan. Tujuan utama reformasi seperti, pemulihan demokrasi politik, pemulihan demokrasi social dan ekonomi sesungguhnya memiliki hakikat untuk mengembalikan perjalanan bangsa sebagaimana diamanatkan UUD 1945. Menjatuhkan pemerintahan Soeharto terbatas hanya untuk merubuhkan rezim pemerintahan yang gagal mengembankan amanat UUD 1945 karena tidak amanah menjalankan konstitusi. Penjatuhan rezim Soeharto seharusnya menjadi entry point redemokratisasi bukan malah menjadikan reformasi sebagai penjungkirbalikan, pengaburan dan penguburan tiga pilar utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yaitu Rakyat, UUD 1945 dan Negara. Saat ini, sebagai bangsa, rakyat dalam kondisi terpecah, tanpa kohesi, saling menghancurkan. Yang sengsara kian seng...

Sengketa Tanah pun dijadikan ajang kampanye terselubung

"Masyarakat tidak usah resah lagi. Kalau ada eksekusi, saya akan pasang badan untuk kamu,!!!". Ini bukan sembarang stament biasa. Ini Stament yang hebat dari seorang tokoh masyakarat DKI Jakarta. Bertindak atas nama jabatannya Sutiyoso tidak main-main dengan stamentnya tersebut. Lihat, bagaimana himbauannya kepada masyarakat meruya agar masyarakat tidak terkena rayuan atau pun janji dari perusahaan yang akan melakukan eksekusi (PT Porta Nigra). "Kita harus kompak dan jangan ada yang berkhianat. Jangan mau tanahnya dieksekusi walaupun diberi uang 1 miliar sekali pun,". Mari kita acungkan jempol dan tertawakan Sutiyoso .... ha ... ha ... ha 354 X Kita acungkan jempol karena baru pertama kali ini Sutiyoso selaku Gubernur DKI Jakarta menolak secara tegas-tegas adanya penggusuran karena sebagaimana kita ketahui secara pasti bahwa dari 2 priode jabatannya selaku Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso telah membawa image public bahwa PEMDA DKI adalah PEMDA yang senang melakukan pe...

Surat Mohon Audensi pun Jadi Lahan Korupsi .... SIAL !!!

Beberapa hari yang lalu saya diminta bantuan sekelompok masyarakat di Jawa Timur untuk memfasilitasi mereka agar dapat berhubungan/ audensi dengan Presiden. Jujur waktu diminta memfasilitasi sempat mikir juga .... apakah bisa ? Pikir punya pikir terlintas dibenak ada teman yang bekerja di Sekretariat Negara. Yang lebih menyakinkan lagi dia itu juga merupakan staff pada Ibu Presiden. Pas - lah, bathinku. Saya coba hubungi dia dan kemukakan keinginan saya dan ajaib teman saya itu mengatakan, "kirim aja via pos ke Sekneg atau ke PO. BOX 9494 atau kirim SMS, Mas". "Lho ? kog ? kalau kirim via pos ngapain pula gw hubungi eloe khan situ orang dalam masak sih nggak bisa ?" "Yaaaaaaa mas ... biarpun gw orang dalam tapi khan gw lain kamar. Kalaupun bisa, gw pasti bakalan ditanyain macam-macam sama staff kepresidenan, mulai dari kepentingannya gw, apa hubungannya gw dengan si pemohon ... bla ... bla ... bla deh ..... pokoke bakalan nggak ramah deh walaupun sama orang sat...

Garong Teriak Garong

Hasil survei Politic and Economic Risk and Consultancy (PERC) terbaru menyebutkan Indonesia naik kelas dalam hal korupsi. Negeri ini bukan lagi yang paling korup di Asia. Mahkota negara paling korup yang disandang selama ini, kini diambil alih Filipina, tetangga di utara Kota Manado. Berita tersebut memang terkesan sebagai kabar baik. Apalagi, PERC menilai kampanye antikorupsi Presiden SBY itu sukses menekan korupsi. Apakah ini membuat kita bangga? Nampaknya, terlalu berlebihan bila bangsa Indonesia berbangga dengan hasil survei itu. Berdasarkan riset tersebut, bukan berarti di Indonesia korupsi semakin sedikit atau semakin mengecil. Realitas korupsi di Indonesia belum menunjukkan tren surut. Saat SBY gencar kampanye antikorupsi, jantung pemerintahan masih digerogoti tikus korupsi. Buktinya, sejumlah pegawai istana diduga me-mark-up tarif hotel tempat menginap presiden di Cebu, Filipina. Praktik korupsi itu tentu sangat memalukan. Kasus itu menunjukkan bahwa orang Indonesia tak mengena...